Penilaian Akademik

Evaluasi belajar mahasiswa merupakan proses penentuan kelulusan mahasiswa dalam menempuh mata kuliah pada semester tertentu.

Tujuan evaluasi belajar mahasiswa adalah untuk menentukan keberhasilan belajar mahasiswa, beban studi yang diperbolehkan untuk diambil mahasiswa pada semester berikutnya dan akhir masa studi mahasiswa.

Untuk kegiatan kuliah, komponen evaluasi meliputi tugas-tugas dengan bobot 20 %, rerata Ujian Tengah Semester (UTS) 40%,  dan Ujian Akhir Semester (UAS) 40%, yang dilakukan oleh dosen pengampu yang bersangkutan. Untuk mata kuliah yang melaksanakan praktikum, penetapan komponen evaluasi dan bobotnya tugas 15 %, praktikum 15 %, UTS 30 % dan UAS 40 %. Untuk mata kuliah PKL dan magang diserahkan pada kebijakan masing-masing prodi. Syarat kelulusan mata kuliah adalah semua komponen evaluasi terpenuhi.

Evaluasi belajar mahasiswa dilaksanakan selama masa kegiatan perkuliahan atau praktikum.  Khusus untuk  UTS dan UAS diatur dalam kalender akademik.

Mahasiswa yang tidak dapat mengikuti UTS atau UAS karena alasan tertentu, dapat mengikuti ujian susulan dengan ketentuan sebagai berikut.  Bahwa ketidakhadiran itu disebabkan oleh sakit berdasarkan keterangan dokter, izin karena penugasan dari institusi, atau sebab-sebab lain yang harus memperoleh izin dari ketua program studi yang bersangkutan.  Pelaksanaan ujian susulan diserahkan kepada dosen pengampu matakuliah berdasarkan rekomendasi dari ketua program studi.

Hasil evaluasi belajar mahasiswa dinyatakan dalam bentuk nilai angka, nilai mutu dan nilai huruf dengan pedoman konversi nilai sebagai berikut :

Nilai Angka

Nilai Mutu

Nilai Huruf

Kualifikasi

Keterangan

80  –  100

4

A

Pujian

Lulus

75 – 79,99

3,5

B +

Sangat Baik

Lulus

70  –  74,99

3

B

Baik

Lulus

65 – 69,99

2,5

C +

Cukup Baik

Lulus

56  –  64,99

2

C

Cukup

Lulus

40  –  55,99

1

D

Kurang

 Lulus

0     –  39,99

0

E

Sangat Kurang

Tidak Lulus

 

Beban Studi dan Masa Studi

Beban Studi Satu Semester

Beban Studi Mahasiswa  untuk setiap semester ditentukan oleh capaian prestasi mahasiswa yang diukur dari indeks prestasi semester sebelumnya. Khusus untuk mahasiswa semester 1 dan 2 ditentukan beban studi sebanyak 18 sks  sampai dengan 20 sks.

Ketentuan beban studi setiap semester adalah sebagai berikut:

Indeks Prestasi (IP)

Beban studi  maksimal

3,51 – 4,00

24 sks

3,01 – 3,50

22 sks

2,51 – 3,00

20 sks

2,00 – 2,50

18 sks

1,50 – 1,99

15 sks

0,00 – 1,49

12 sks

 

Besarnya indeks prestasi (IP) dapat dihitung dengan rumus :

rumus_IPS

Beban dan Masa Studi Jenjang Program Sarjana

Beban studi program sarjana sekurang-kurangnya 144 (seratus empat puluh empat) sks dan sebanyak-banyaknya 160 (seratus enam puluh) sks yang dijadwalkan untuk 8 (delapan) semester, dan selama-lamanya 10 (sepuluh) semester.

Beban dan Masa Studi Komulatif Jenjang Diploma III

Beban studi program diploma III sekurang-kurangnya 108 (seratus delapan) sks dan sebanyak-banyaknya 120 (seratus dua puluh) sks yang dijadwalkan untuk 6 (enam) semester,  dan  selama-lamanya 8 (delapan) semester.