Palangka Raya – UM Palangkaraya telah melakukan sejumlah persiapan dalam menghadapi tahun akademik 2017/2018, baik secara akademik maupun non akademik.

Secara akademik, UM Palangkaraya mulai dari tahun akademik 2017/2018 ini menjadi momentum awal dari implementasi kurikulum pendidikan tinggi (KTP) beroroentasi pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) hal ini diungkapkan oleh Wakil Rektor I Bisang Akademik Dr. Sonedi, M.Pd disela-sela simulasi internal borang akreditasi institusi UM Palangkaraya, yang insya Allah dalam waktu dekat akan divisitasi oleh Tim Asesor BAN PT. Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) ini akan memberikan penguatan dalam hal kompetensi mahasiswa setelah lulus dari UM Palangkaraya, sehingga lebih siap dan berdaya saing dalam menghadapi dunia kerja, ungkap Sonedi.

Pada KTP ini kami melakukan penguatan dalam aspek kewirausahaan yang menjadi sajian mata kuliah disemua program studi. Lebih lanjut Sonedi menjelaskan kewirausahaan tidak selalu identik dengan perdagangan/dagang, namun lebih menekankan pada perubahan paradigma berpikir mahasiswa dari orientasi menjadi pegawai negeri setelah lulus nanti, menjadi wirausahawan yang handal.

Tahun ini UM Palangkaraya telah menerima mahasiswa baru dari gelombang I sampai gelombang III  dengan jumlah  1002 orang, yang terseber di 16 program studi. Mahasiswa yang diterima di UM Palangkaraya telah melewati tiga tahap seleksi yaitu tes tertulis, wawancara dan tes narkoba bagi fakultas atau prodi non kesehatan, sementara itu untuk fakultas kesehatan calon mahasiswa baru yang lulus telah melalui empat tahapan tes yaitu tertulis, wawancara, buta warna, dan narkoba, ujar Sonedi  mengakhiri wawancaranya.